Kehidupan adalah sebuah perjalanan:
Ada lembah yang harus di lewati,
Ada gunung yang harus di daki,
Ada sungai yang harus di seberangi,
Ada jalan yang lurus,
Ada jalan yang ber-liku²,
Ada jalan yang penuh kerikil dan batu,
di mana kita bisa jatuh, tersandung dan ada kalanya babak belur.
Ada saatnya kita berhenti sejenak, untuk beristirahat dan mengevaluasi perjalanan kita,
tetapi seberapapun sulitnya perjalanan kita,
TUHAN berpesan untuk “JANGAN MENOLEH KE BELAKANG”.
Apa yang di maksud dengan “JANGAN MENOLEH KE BELAKANG”, di sini artinya ialah :
1. Jangan melihat kembali kepada dosa² kita yang telah di ampuniNYA.
(1Yohanes 1:9)
2. Jangan menoleh kepada kegagalan di masa lalu, sehingga membuat kita merasa sebagai orang yang gagal.
3. Jangan menoleh pada konflik atau perselisihan yang lama, sehingga menimbulkan kepahitan.
(Ibrani 12:15b)
4. Jangan melihat kepada masa lalu dan melihat itu lebih baik dari yang sebenarnya.
(Keluaran 16:1-36)
5. Jangan melihat kepada keberhasilan masa lalu, sehingga kita merasa bahwa kita sudah mencapai seluruhnya.
(Filipi 3:13-14)
Semoga kita semua dengan pertolonganNYA dapat tetap berlari untuk memenuhi Panggilan Sorgawi yang Mulia.
“Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”
(Lukas 9:62)
