“Hai anakku, janganlah pertimbangan dan kebijaksanaan itu menjauh dari matamu, peliharalah itu.”
(Amsal 3:21)
Orang BIJAKSANA tak akan pernah sia-siakan KESEMPATAN,
selalu dapat melihat KESEMPATAN dan mengisinya dengan benar.
Jika anda ingin jadi Pelukis,
maka anda harus belajar dgn seorang Pelukis,
bukan dengan Pemain Catur.
Jika anda ingin menjadi Pelaku Bisnis,
maka anda harus belajar dengan Bisnisman,
bukan dengan Seniman.
Jika anda ingin Sukses,
belajarlah dengan orang Sukses.
Anda tidak mungkin Sukses dengan belajar pada orang Gagal.
Jika Anda ingin menjadi bijak,
belajarlah degan orang bijak.
Anda tidak mungkin menjadi bijak dengan belajar pada orang bodoh.
Seseorang menjadi BODOH karena PANDANGAN dan POLA PIKIRnya yang bodoh,
tetapi seseorang menjadi BIJAK karena PANDANGAN dan POLA PIKIRnya yang BIJAK.
PANDANGAN dan POLA PIKIR yang bagaimana,
akan membuat anda menjadi orang yang bagaimana.
Adalah PANDANGAN dan POLA PIKIR yang harus anda pelajari,
bukan GAYA dan ACTIONnya.
BERPANDANGAN dan BERPOLA PIKIR yang BIJAK bukan milik orang tertentu,
tetapi dapat di miliki setiap kita yang mau BERUBAH dan terus BELAJAR.
Belajar BIJAKSANA dengan apa yang TUHAN percayakan pada kita saat ini,
Teruslah BERDOA dan BERSYUKUR karena masih di berikan:
Nafas Kehidupan, Akal Budi, Pikiran, Mata, Telinga, dan anggota tubuh yang sehat.
MENJADI PRIBADI YANG BAIK, TIDAK HARUS MENJADI MENARIK DI DEPAN ORANG,
KARENA KEPRIBADIAN KITA YANG SESUNGGUHNYA KETIKA TAK ADA ORANG YANG MEMPERHATIKAN TINGKAH LAKU KITA.
“Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu.”
(Mazmur 119:66)
