Sebuah keluarga yang terdiri dari Maria, Martha dan Lazarus. Kisah dimana Lazarus sakit, dan Yesus justru berkata, Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.
Kita bisa bayangkan bagaimana bersukacitanya Maria mendengar itu, bagaimana janji Tuhan Lazarus tidak akan mati karena sakitnya, tetapi yang terjadi sebaliknya adalah Lazarus mati.
Begitu juga dengan kita orang Kristen, seringkali kita terima janji Tuhan dalam hidup kita tetapi yang terjadi seringkali tidak seperti yang kita inginkan.
Yohanes 11:6
Yesus sengaja tinggal dua hari di tempat dimana Ia berada, dan seperti yang kita tahu akhirnya Lazarus meninggal karena Yesus tidak segera datang untuk menolong Lazarus.
Seringkali kita juga merasakan apa yang keluarga Lazarus alami, kita mengalami persoalan yang berat, tetapi seolah-olah Tuhan diam saja dan tidak menolong.
Mungkin kita mengalami hal yang sama seperti yang dialami keluarga Lazarus, berdoa dan berharap lalu menjadi kecewa karena doa kita tidak dijawab. Yesus seolah-olah membiarkan kita supaya kita belajar hanya mengandalkan Tuhan saja.
Kenapa Tuhan tidak menolong ? lalu kenapa akhirnya kita menjadi kecewa ? karena kita gagal memahami tujuan besar atau agenda besar dalam persoalan yang kita alami. Kisah lazarus terjadi supaya nama TUhan dipermuliakan.
Seringkali iman kita terbatas utk memahami Tuhan. untuk menghasilkan iman yang besar, kita harus mengalami persoalan yang besar pula.
Martha dan Maria hanya memiliki iman bahwa Yesus sang penyembuh, mereka tidak memiliki iman bahwa Yesus sanggup membangkitkan. Ketika Yesus membangkitakan Lazarus dan pergi ke gua kubur lalu meminta orang lain untuk
mengangkat batu yang mentuup kubur itu. Kenapa Tuhan menyuruh orang lain utk membuka batu itu ? Apakah Yesus tidak sanggup menggulingkan batu itu dengna kekuatanya ? Dari sini kita belajar bahwa ada bagian yang harus kita lakukan sebelum kita menerima mujizat atau pertolongan Tuhan.

