Ekaterina Lashkova seorang fotographer dari Rusia yang sedang mengabadikan kisah nyata yang ia lihat dari beberapa bayi² burung gereja yang tak ada induknya, sehingga ia harus mencari makan sendiri,
tidak biasanya induk burung meninggalkan anak²nya yang masih kecil.
Di perkirakan induk burung gereja itu mengalami kecelakaan atau di makan mangsa,
tapi yang aneh dari kisah ini ketika bayi² burung gereja itu terus men-ciap² sangat keras,
seolah ia me-manggil² induknya, merindukan induknya,
tiba² datang induk burung platuk yang dengan sabar ia memberi makan bayi² burung gereja dengan menyuapi satu persatu, bahkansetelah itu induk ini mengumpulkan bayi² burung gereja dekat sekali seperti mendekapnya, sehingga bayi² burung gereja merasa tenang.
Akankah burung pelatuk mempunyai naluri keibuan?
Sebab hal yang tidak biasa terjadi burung platuk menemukan anak burung gereja itu dan menjadi induk pengganti,
mengasihi anak² burung yang lain dengan mencarikan makanan dan menyuapi anak burung gereja,
sekaligus memberi makanan anaknya sendiri.
Jika hewan saja bisa peduli dan memberi kasih sayang pada mahluk yang lain, seharusnya manusia bisa lebih sabar, peduli dan lebih mengasihi sesamanya.
Ironis memang tapi inilah kenyataannya bahwa terkadang kita harus belajar dari burung pelatuk.
KASIH itu sederhana, tapi tidak banyak orang yang memilikinya,
KASIH itu tidak bisa di beli,
KASIH itu tidak dengan ke-pura²an,
KASIH itu timbul dari dalam hati dan terpancar melalui tindakan² nyata.
Tak ada yang lebih baik dari KASIH,
KASIH itu Luar Biasa….
Dan Orang yang memiliki KASIH adalah orang yang Luar Biasa.
TIDAK ADA YANG LEBIH PENTING, SELAIN MEMILIKI KASIH.
”Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar.
Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.”
(Efesus 4:2)
