INSPIRASI KEHIDUPAN

MENGOLAH KEBAHAGIAAN

“Orang berdosa dikejar oleh malapetaka, tetapi Ia membalas orang benar dengan kebahagiaan.”
(Amsal 13:21)

Sesuatu yang di awali dengan KEBURUKAN, KECURANGAN atau pun KEJAHATAN, ‎tak akan menjadikan manusia tenang di sepanjang hidupnya,‎
Ke mana pun bersembunyi, ‎di tempat tersudut di mana pun di kolong langit ini tak akan dapat menjamin KEBAHAGIAANNYA di dunia ini,
tak juga menjamin keselamatannya di akhirat.

BAHAGIA tak perlu di cari,
BAHAGIA juga tak perlu di usahakan sedemikian rupa hingga mengabaikan banyak hal dalam hidup ini;‎
BAHAGIA itu tak akan lari ke mana²,
karena BAHAGIA tersebut selalu menetap di HATI masing² pribadi manusia,‎
Hanya tergantung cara kita sebagai manusia bisa tidaknya, ‎mengolah KEBAHAGIAAN itu dengan satu dasar KEIKHLASAN di sertai RASA SYUKUR.

Bila rusak batin kita karena sesuatu hal, maka‎ berilah ruang untuk kita INTROPEKSI,‎
Pada dasarnya BATIN manusia BERSIH, namun‎ sering kita gores dengan KEPAHITAN, ‎sehingga membuatnya ternoda hingga rusak.

Maka MAKNAILAH HIDUP, karena:‎
» Lewat AIRMATA,
KEBAHAGIAAN kita terbentuk…

» Lewat PENOLAKAN,
KASIH kita di bentuk…

» Lewat MASALAH,
KARAKTER kita terbentuk…

» Lewat KESUSAHAN,
KEIKHLASAN kita terbentuk…

KEBAHAGIAAN datang dari dalam HATI YANG BERSIH.

Hati yang di penuhi KASIH,‎
Penuh Ucapan SYUKUR,‎
PENGHARAPAN akan TUHAN,‎
Dan IMAN bahwa TUHAN pegang kendali atas hidup kita…

KEBAHAGIAAN dapat di nikmati pada saat ini,‎
karena sudah BERDAMAI dengan masa lalu, dan‎ PENUH HARAPAN yang BAIK untuk masa depan.

“Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-KU, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti.”
(Yesaya 48:18)

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *