TUHAN menciptakan manusia dengan suatu TUJUAN,
karena itu setiap manusia yang di lahirkan memiliki MISI HIDUP masing².
Kita di ajak untuk sadar tentang TUJUAN HIDUP kita itu,
sebab TUJUAN HIDUP kita akan MENENTUKAN TINDAKAN kita.
-» Jika kita Hidup dengan PENGERTIAN,
maka kita belajar SABAR.
-» Jika kita Hidup dengan MOTIVASI,
maka kita belajar PERCAYA DIRI.
-» Jika kita Hidup dengan PERHATIAN,
maka kita belajar MENGHARGAI.
-» Jika kita Hidup dengan KEJUJURAN,
maka kita belajar ADIL.
-» Jika kita Paham PERUBAHAN,
maka kita belajar BIJAKSANA.
-» Jika kita dapat MENGHARGAI orang lain,
maka kita belajar menemukan CINTA di dunia ini.
Ada pertanyaan:
Jika kita punya TUJUAN HIDUP, belum tentu bisa mencapainya kan?
BENAR…
Tidak semua orang yang mempunyai TUJUAN HIDUP berhasil mewujudkannya, karena ada beberapa FAKTOR yang menentukan,
misalnya kita keburu meninggal.
Jika SANG PEMILIK HIDUP mengambil hidup kita, mau apa lagi?
Terima saja…
TUJUAN kita HIDUP, bukanlah untuk langsung B̲E̲R̲H̲A̲S̲I̲L̲,
TUJUAN kita HIDUP adalah untuk MENCOBA B̲E̲R̲H̲A̲S̲I̲L̲, karena di dalam mencoba itulah, kita akan menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk B̲E̲R̲H̲A̲S̲I̲L̲.
Hal paling penting di dunia ini bukan sekarang kita ada di mana,
namun sekarang kita mau kemana.
Kadang kala “PERJALANAN” hidup ini memang tak mudah, tetapi kita tidak boleh:
Setiap kali TERLUKA,
Kita berteriak sakit…
Setiap kali GAGAL,
Kita mengeluh dan putus asa…
Setiap kali takut KEGELAPAN,
Kita menyalakan lampu…
Setiap kali LELAH,
Kita menyerah…
Setiap kali di PUJI,
Kita menjadi sombong…
Jangan membiarkan kegelapan sementara ini membutakan mata kita,
karena di saat yang paling gelap adalah saat kita belajar untuk menjadi lebih SABAR, DEWASA, MANDIRI, lebih KUAT dan untuk B̲E̲R̲H̲A̲S̲I̲L̲.
“TUHAN, yang di hadapan-Nya aku hidup, akan mengutus malaikat-Nya menyertai engkau, dan akan membuat perjalananmu berhasil.”
(Kejadian 24:40a)
