Suatu hari rakyat bersorak-sorai menyaksikan kehebatan keahlian memanah seorang panglima yang luar biasa,
100 kali anak panah di lepas, 100 anak panah tepat mengenai sasaran.
Di antara kata² pujian yang di ucapkan oleh banyak orang, tiba² seorang tua penjual minyak menyelutuk,
“Panglima memang pemanah hebat, tapi itu hanya keahlian yang diperoleh dari kebiasaan yang terlatih.”
Panglima dan seluruh yang hadir memandang dengan tercengang dan bertanya, apa maksud perkataan orang tua penjual minyak itu?
Penjual minyak dari tempatnya, dia mengambil sebuah koin kuno yang berlubang di tengahnya,
koin itu di letakkan di atas mulut botol guci minyak yang kosong.
Dengan penuh keyakinan, si penjual minyak mengambil gayung penuh berisi minyak, lalu menuangkan dari atas melalui lubang kecil di tengah koin tadi sampai botol guci terisi penuh.
Hebatnya, tak ada setetes pun minyak yang mengenai permukaan koin tersebut,
Panglima dan rakyat tercengang.
Dengan penuh kerendahan hati, tukang minyak berkata,
“itu hanya KEAHLIAN yang di peroleh dari KEBIASAAN YANG TERLATIH;
KEBIASAAN YANG DI ULANG TERUS MENERUS, AKAN MELAHIRKAN KEAHLIAN.”
Dalam kisah ini,
kita dapat belajar bahwa betapa luar biasanya KEKUATAN KEBIASAAN (HABIT IS POWER).
Hasil dari KEBIASAAN YANG TERLATIH:
DAPAT MEMBUAT SESUATU YANG SULIT MENJADI MUDAH, DAN APA YANG TAK MUNGKIN MENJADI MUNGKIN.
untuk memperoleh KESUKSESAN dalam kehidupan,
kita membutuhkan KARAKTER SUKSES.
KARAKTER SUKSES bisa di bentuk melalui kebiasaan:
• BERPIKIR POSITIF,
• ANTUSIAS,
• OPTIMIS,
• DISIPLIN,
• INTEGRITAS,
• TANGGUNG JAWAB,
• TERLEBIH LAGI KEINTIMAN KITA DENGAN TUHAN SETIAP SAAT.
SKILL LAHIR DARI KEBIASAAN DAN DISIPLIN YANG KONSISTEN,
MARI BANGUN KEBIASAAN BAIK.
“Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.”
(Amsal 10:17)
